Suara.com - Satu tim yang terdiri dari 70 ahli internasional mulai bekerja untuk mencari mayat-mayat di lokasi jatuhnya pesawat Malaysia MH17 di Ukraina yang porak poranda akibat perang.
"Para ahli Belanda dan Australia tiba di lokasi jatuhnya pesawat itu Jumat pagi. Para ahli akan melakukan operasi pemeriksaan di beberapa tempat dari lokasi kecelakaan itu," tulis kementerian negeri kincir angina itu dalam pernyataan yang dirilis Jumat (1/8/2014), waktu setempat.
Tim akan dipimpin oleh pejabat dari kemeneterian dan polisi Belanda yang paling banyak kehilangan warganya sebagai penumpang MH17.
"Jika mereka menemukan mayat-mayat manusia saat melakukan pencarian, mereka akan segera diamankan," kata pejabat kepolisian Belanda Peter Jaap Aalbersberg.
Usaha-usaha untuk menemukan sisa-sisa tubuh dari lokasi itu sempat terhambat oleh pertempuran antara pasukan Ukraina dan separatis pro-Rusia.
Lebih dari 200 peti jenazah telah dikirim kembali ke Belanda, yang kehilangan 193 warganya dalam musibah 17 Juli itu, tetapi banyak mayat yang belum ditemukan akibat pertempuran di daerah itu. (Reutrers/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku
-
Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas
-
Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris
-
Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel
-
5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?
-
Gus Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Sebut Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Aturan
-
Desak Pemerintah Bersihkan Oligarki, GMKR Tuntut Pemakzulan Gibran dan Adili Jokowi