Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menyatakan pengumuman nama anggota kabinet seyogianya setelah pelantikan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2014.
"Terkait soal penyusunan kabinet, menurut saya, nanti Oktober saja setelah pelantikan," kata Tjahjo Kumolo, anggota Komisi I DPR RI, melalui pesan singkatnya kepada Antara di Semarang, Senin (4/8/2014).
Tjahjo menegaskan bahwa penyusunan dan pengumuman nama anggota kabinet itu merupakan hak prerogatif Presiden, bukan bagian kerja dari Tim Transisi yang dibentuk Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Sekjen DPP PDI Perjuangan itu menjelaskan, bahwa Tim Transisi hanya menyusun konsep skala prioritas kerja pemerintahan jangka pendek dan menengah berdasarkan janji-janji kampanye Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Jokowi-JK.
"Insya Allah setelah pelantikan, pemerintahan langsung kerja dengan kabinet kerjanya," kata pria kelahiran Surakarta yang juga Ketua Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Jokowi-JK itu.
Menurut Tjahjo, kabinet kerja itu penting untuk mempercepat proses kualitas pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Saya yakin pola kepemimpinan atau pemerintahan Pak Jokowi ke depan tidak berbeda dengan kepemimpinan gaya Pak Jokowi sebagaimana beliau menjadi Wali Kota Surakarta atau Gubernur DKI Jakarta sekarang," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!