Suara.com - Aksi demonstrasi terjadi menjelang pelaksanaan sidang ke tiga Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di gedung Mahkaman Konstitusi (MK) pada hari Senin (11/8/2014). Ratusan pendukung Prabowo-Hatta memadati bagian depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) sejak pagi.
Ribuan orang yang tergabung dalam Gerakan Pendukung (Gardu) Prabowo melakukan aksi hingga memakan badan Jalan Medan Merdeka Barat, tepat di depan MK. Mereka menggunakan mobil audio dan menyerukan kepada MK agar memberikan keputusan yang adil.
Akibat aksi tersebut, laju lalu lintas tersendat. Sebab, massa peserta aksi menggunakan separuh jalan. Hanya tersisa satu lajur jalan dan jalur khusus TransJakarta.
Aksi hari ketiga ini rencananya akan dihadiri ribuan peserta aksi sejak sidang di MK dilakukan pada Rabu 6 Agustus dan Jumat 8 Agustus. Aparat kepolisian yang disiagakan pun mencapai 2.000 orang. Mereka bertugas menjaga sidang ini hingga kelar tanggal 21 Agustus nanti.
Sementara itu, sidang ke tiga PHPU ini akan digelar dengan agenda pembuktian PHPU Pilpres 2014 yang dimohonkan tim kuasa hukum Prabowo-Hatta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima