Suara.com - Penyelenggara acara Penang Nude Sports Games 2014 atau lebih dikenal sebagai olahraga bugil di Teluk Kampi, Penang, mengaku sangat takut setelah video kegiatan mereka diunggah ke internet.
"Tekanan besar itu mengakibatkan kami sulit tidur. Kami dipenuhi rasa sedih dan takut, kami juga sampai menghindari semua orang," kata panitia acara berusia 46 tahun asal Malaysia itu.
Kemudian ia mengapresiasi salah satu peserta olahraga bugil yang menyerahkan diri kepada polisi setelah polisi mengusut kasus Penang Nude Sports Games 2014.
"Tanpa dia melakukan itu lebih dahulu, tak terpikir oleh saya untuk berani menyerah," katanya seraya menambahkan peserta olahraga sudah bicara bersama-sama sebelum akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib.
Panitia acara Penang Nude Sports Games 2014 sebelumnya telah mengirimkan email berisi permintaan maaf kepada pemerintah negara bagian Penang .
Panitia menyatakan sangat menyesal telah menyelenggarakan acara di Penang, dimana acara tersebut kemudian memancing kemarahan warga Malaysia yang mayoritas muslim konservatif.
"Kami tidak akan melakukannya lagi dan terimalah permintaan maaf kami yang terdalam atas kesalahan kami di Teluk Kampi yang menciptakan rasa malu bagi negara," demikian bunyi surat tersebut.
Penyelenggara acara juga telah mengirimkan surat kepada 13 peserta olahraga bugil untuk menawarkan permintaan maaf.
Dia mengklaim video olahraga bugil tersebut diunggah tanpa sepengetahuannya. Ia mengancam akan menggugat orang yang mengunggahnya dengan pasal pelanggaran hak cipta.
Kepala Menteri Lim Guan Eng mengatakan penyelenggara acara bugil itu juga harus meminta maaf kepada pengelola Penang National Park karena tempat ini dijadikan tempat acara. (The Star)
Tag
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno