Suara.com - Seorang penyanyi rap dan seorang mantan pengedar narkoba asal London, Inggris, disebut-sebut sebagai dua orang yang kemungkinan adalah pelaku pemenggalan jurnalis Amerika Serikat James Foley.
Si rapper adalah Abdel Majed Abdel Bary, seorang musisi rap asal Maida Vale, London. Lelaki berusia 23 tahun itu berangkat ke Suriah tahun lalu. Orang yang dijuluki "jihadis hip-hop" itu pernah mengunggah fotonya sedang memegang kepala yang terpenggal ke Twitter.
Sementara itu, seorang lainnya adalah Aine Davis, seorang lelaki berusia 30 tahun asal Hammersmith, London. Aine adalah seorang mantan pengedar narkoba yang juga bergabung dengan pemberontak di Suriah.
Ayah Bary, yang diduga berhubungan dekat dengan almarhum pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden, terancam hukuman penjara seumur hidup setelah diekstradisi ke Amerika Serikat menyusul pengeboman kedutaan besar Amerika Serikat di Afrika pada tahun 1998.
Para penyidik kepolisian London dan dinas rahasia Inggris MI5 akan mengamati ciri-ciri fisik Bary dan Davis. Lalu, ciri-ciri itu dibandingkan dengan sosok militan pemenggal James Foley dalam video yang beredar luas di media sosial beberapa hari lalu. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman