Suara.com - Pemimpin Muslim paling senior Bosnia Mufti Besar Husein Kavazovic, Sabtu (6/9/2014), mendesak gerilyawan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) membebaskan seorang sandera Inggris yang diancam akan dipancung.
"Mengingat jiwa manusia adalah suci bagi Muslim, saya menyeru mereka yang menahan David Haines mencabut ancaman mereka dan membebaskan dia tanpa syarat agar ia dapat pulang ke keluarganya," kata Kavazovic dalam satu pernyataan.
"Haines adalah seorang yang mengabdikan sebagian besar kehidupannya untuk membantu para korban bencana di seluruh dunia, termasuk para warga Muslim di Bosnia-Herzegovina" setelah perang di negara itu tahun 1992-1995, katanya.
Haines ditangkap di Suriah Maret 2013, diancam akan dibunuh oleh gerilyawan ISIS yang kini mengganti namanya dengan IS (Negara Islam).
SIS mengirimkan rekaman video mengerikan di Internet yang dikonfirmasikan Washigton otentik, sehingga membuat marah dunia.
Kelompok garis keras itu mengatakan pembunuhan wartawan itu, yang juga dilakukan pemancungan seorang wartawan lain AS James Foley adalah pembalasan pada serangan udara AS terhadap para petempurnya di Irak.
Kavazovic mengatakan pembebasan sandera Inggris itu merupakan satu "tindakan moral yang bijaksana".
Haines, 44 tahun, telah terlibat dalam kegiataan kemanusiaan sejak tahun 1999 terutama di Kosovo, Sudan Selatan, Libya dan Suriah tetapi juga di Bosnia dan Kroasia. Istrinya dan putrinya berusia emat tahun tinggal di kota Sisak Kroasia tengah.
Warga Muslim merupakan 40 persen dari penduduk Bosnia yang berjumlah 3,8 juta jiwa dan sebagian besar pendukung Islam moderat. (Antara/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas