Suara.com - Kelompok militan Somalia, Al-Shabaab telah menunjuk Sheikh Ahmed Umar alian Abu Ubaida sebagai pemimpin mereka menggantikan Ahmed Abdi Godane yang tewas akibat serangan udara yang dilancarkan militer AS.
Tapi siapakah Umar? Sangat sedikit informasi mengenai Umar. Ia dipercaya berumur 40 tahun, dan berasal dari bagian selatan Kota Kismayo. Ia juga dilaporkan sangat dekat dengan Godane.
Seorang sumber Reuters menyebut Umar bergabung dengan Al-Shabaab pada 2006. Dan seperti Godane, Umar juga berasal dari klan Dir, yang mendiami Somalia bagian tengah dan selatan. Umar diyakini berpartisipasi dalam pembersihan internal yang dilakukan oleh Al-Shabaab pada tahun 2013, untuk menyingkirkan saingannya.
Sumber intelijen yang berbicara secara anonim mengatakan, Umar juga diyakini menjadi bagian dari kelompok klandestin Al-Shabaab, yang dikenal sebagai "Amniyat", yang didirikan oleh Godane untuk memata-matai saingannya. Anggota Amniyat disebut sangat terlatih dan bertugas untuk mengumpulkan informasi intelijen untuk melakukan aksi Al Shabaab.
Anggota Amniyat disebut sebagai orang-orang yang kreatif, berani, setia kepada pemimpin dan mampu menyimpan rahasia.
"Mereka kemudian diberi pelatihan khusus dan dipisahkan ke dalam unit yang berbeda seperti bom dan ranjau darat skuad, satuan bahan peledak, unit pembunuhan, dan unit intelijen," ujar sumber tersebut.
Namun, sumber intelijen lain mengatakan bahwa Umar tidak mungkin pemimpin baru nyata, tetepai hanyalah hanti yang diberi nama samaran sebagai taktik yang disengaja untuk melindungi kepala mereka yang sebenarnya. (ibtimes.co.uk)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara