Suara.com - Warga Kota Pariaman, Sumatera Barat merasakan gempa yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar berkekuatan 5,0 Skala Richter pada Kamis (11/9/2014) dinihari.
"Gempa kekuatan 5.0 SR terjadi saat warga Pariaman sedang tertidur," kata Kepala BPBD Kota Pariaman, Azrizal, di Pariaman.
Berdasarkan data Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 5.0 SR terjadi pada Kamis sekitar pukul 00.46 WIB.
Pusat gempa berada di 0.5 derajat Lintang Selatan, 100.53 derajat Bujur Timur, atau 14 Km Barat Daya Kabupaten Tanah Datar, dengan kedalaman 10 Km. Gempa tidak menimbulkan tsunami.
Ia menjelaskan, gempa yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar tersebut merupakan gempa darat, tidak berpotensi tsunami. Kekuatan gempa hanya dalam skala kecil.
"Gempa tersebut merupakan gempa darat,"ungkapnya.
Gempa yang dirasakan warga Pariaman tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga. "Belum diketahui dampak kerusakan yang ditimbulkan dari gempa yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar tersebut," jelas Azrizal.
Ia mengatakan, gempa bumi tidak saja terjadi di Kabupaten Tanah Datar, namun juga di Kota Padangpanjang dengan kekuatan 4,2 SR.
"Berdasarkan data BMKG gempa kekuatan 4.2 SR tersebut terjadi pada Kamis (11/9) sekitar pukul 00.52 WIB. Lokasi gempa berada 0.49 Lintang Selatan, 100.80 Bujur Barat atau 8 Km Tenggara Padangpanjang dengan kedalaman 10 Km, tidak menimbulkan tsunami," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
-
Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran