Suara.com - Seorang bayi perempuan yang baru lahir ditemukan di pipa pembuangan toilet di Universitas Linyi, Provinsi Shandong, Cina, hari Minggu lalu. Diduga, bayi tersebut dibuang oleh seorang mahasiswi di kampus tersebut yang tak lain adalah ibu dari si bayi malang.
Mahasiswi itu diyakini melahirkan bayinya di toilet lalu membuangnya ke dalam pipa pembuangan.
Beruntung, sejumlah mahasiswa mendengar tangisan si bayi dari dalam pipa berdiameter 20 sentimeter itu. Petugas pemadam kebakaran pun dipanggil untuk melakukan penyelamatan.
Bayi malang itu ditemukan terjepit di bagian pipa di antara lantai tiga dan lantai empat gedung universitas tersebut. Dengan gerinda, petugas pemadam memotong pipa di bagian bawah si bayi, lalu mendorongnya perlahan agar bisa diangkat petugas lainnya yang menunggu di lantai atas.
Bayi itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Polisi telah melacak dan menemukan ibu sang bayi. Mereka masih mempertimbangkan apakah akan menyeret si ibu yang notabene mahasiswi itu ke meja hijau atau tidak.
Peristiwa ini heboh dibicarakan di media sosial terbesar Cina, Weibo. Seorang pemilik akun di Weibo menyatakan keheranannya bagaimana seorang perempuan melahirkan di toilet, membersihkan diri, lalu kembali ke kelas untuk belajar seolah tidak terjadi apa-apa. Menurutnya, hal seperti itu merupakan tanda kemerosotan moral yang ada di masyarakat saat ini. (Metro)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi