Suara.com - Seandainya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersedia menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebelum sidang paripurna DPR RI untuk mengesahkan UU Pilkada, akan lain cerita.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Senin (29/9/2014), mengatakan Partai Demokrat akan total mendukung pilkada langsung. Sayangnya, kata Mubarok, Megawati tak mau menemui SBY.
Bukan rahasia umum lagi, hubungan antara Megawati dan SBY tidak akur sejak SBY maju menjadi calon presiden di Pilpres 2004. Semenjak itu, kedua pimpinan partai tidak pernah berkomunikasi secara verbal dan Megawati selalu menghindari pertemuan fisik dengan SBY.
Mubarok mengungkapkan ketika SBY memberikan pernyataan melalui Youtube dan memilih pilkada langsung, sesungguhnya itu merupakan kode. Kode SBY sedang membuka pintu rekonsiliasi dengan Megawati.
"Kalau saja setelah itu (SBY keluarkan statement di Youtube), Ketua PDI Perjuangan mau temui Pak SBY atau Demokrat, selesai sudah, akan terjadi rekonsiliasi nasional," kata Mubarok kepada suara.com.
Hanya saja, kesempatan itu tak dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pengurus PDI Perjuangan pun, kata Mubarok, tidak ada yang berani meminta Megawati segere menemui SBY.
"Jadi, sebenarnya ini (UU Pilkada) kegagalan Megawati yang kemudian ditimpakan ke Pak SBY. Seakan-akan SBY rampas hak politik rakyat. Seakan-akan SBY tidak konsisten," kata Mubarok.
Mubarok mengibaratkan politik seperti permainan catur.
"Ada skak ster. Nah, PDI Perjuangan itu tidak ikuti permainan catur. Akhirnya dikalahkan Koalisi Merah Putih," kata Mubarok.
Dalam rapat paripurna Jumat dini hari, opsi pilkada dikembalikan ke DPRD didukung oleh fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih: Partai Golkar, PKS, PAN, PPP, dan Gerindra. Mereka memenangkan voting dengan jumlah 226 suara.
Sedangkan opsi pilkada langsung oleh rakyat yang didukung Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, dan Partai Hanura hanya meraih dukungan 135 suara.
Sementara Fraksi Demokrat, pemilik 143 suara, memilih walk out dari sidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal