Suara.com - Petenis putri dunia asal Cina yang belum lama ini menyatakan pensiun, Li Na, baru saja ditunjuk menjadi duta bagi turnamen tenis penting Oktober ini. Turnamen dimaksud adalah Final Tur WTA di Singapura yang akan digelar pada 17-26 Oktober ini.
Untuk diketahui, petenis putri peraih grand slam asal Asia satu-satunya ini sebenarnya masuk kualifikasi untuk tampil di Final Tur WTA tersebut, sebelum malah memutuskan pensiun. Atlet berusia 32 tahun ini tampaknya memilih mengundurkan diri setelah kesulitan dengan cedera lututnya yang berkepanjangan belakangan.
Disebutkan, juara Australia Terbuka 2014 dan Prancis Terbuka 2011 ini akan berperan sebagai duta di dua edisi perdana ajang ini di Singapura. Negeri Singa itu sendiri ditunjuk belum lama ini sebagai tuan rumah selama lima periode ke depan.
"Ini akan jadi kesempatan besar bagi para penggemar di seluruh dunia, untuk bisa dekat dengan seorang legenda tenis yang telah menginspirasi sebuah negara, dan telah berbuat banyak bagi olahraga ini di kawasan Asia-Pasifik," ungkap CEO dan Pimpinan WTA, Stacey Allaster, dalam pernyataan resminya terkait penunjukan itu.
"Dia telah menginspirasi generasi remaja putri di kawasan Asia-Pasifik, dengan harapan bahwa mereka juga kelak dapat meraih impian tampil di ajang Final WTA," sambungnya.
Dalam ajang ini, delapan petenis top tunggal maupun ganda putri akan tampil di kejuaraan bergengsi di Singapura tersebut. Singapura sendiri menjadi negara Asia kedua yang jadi tuan rumah di Asia, setelah Qatar yang mendapatkan kehormatan untuk tiga edisi sejak 2008 lalu. [Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM