Suara.com - Dalai Lama mengindikaskan telah melakukan pembicaraan formal dengan pejabat pemerintahan Cina untuk melakukan ziarah ke Tibet setelah 50 tahun lebih hidup dalam pengasingan.
Pemimpin spiritual Tibet itu sudah mengungkapkan keinginannya untuk membawa peziarah ke bukit suci di kampung halamannya kepada pejabat di pemerintahan Cina, termasuk mantan pemimpin Partai Komunis.
“Ini belum final, tetapi idenya sudah ada. Tidak secara formal atau serius, tetapi informal. Saya menyatakan bahwa ini adalah keinginan saya dan sejumlah teman saya. Mereka juga memperlihatkan respon yang baik,” kata Dalai Lama dalam wawancara dengan AFP di Dharamsala, tempat dia tinggal.
“Belum lama ini, sejumlah pejabat pemerintah Cina seperti Deputi Partai di wilayah otonomi di Tibet, juga menyebutkan kemungkinan kunjungan saya sebagai peziarah ke tempat yang suci,” ujarnya.
Dalai Lama sudah lama ingin berkunjung ke bukit Wutai Shan, yang dianggap suci oleh warga Tibet. Dalai Lama yang pensiun dari politik pada 2011 mengatakan, dia akan tetap berjuang agar Tibet mendapatkan otonomi yang lebih luas.
Bulan lalu, sebuah blog tanpa identitas jelas menulis, Dalai Lama kemungkinan akan berkunjung ke Tibet. Tidak lama kemudian, blog tersebut diblokir. (AFP/CNA)
Tag
Berita Terkait
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Gempa Dahsyat 7,1 SR Guncang Tibet, 53 Tewas! Getaran Terasa Hingga India
-
7 Rekomendasi Film Dokumenter Tiongkok di Vidio, Punya Beragam Topik!
-
CEK FAKTA: Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
-
Ulasan Buku 'Bijak Ala Dalai Lama Berani Ala Nelson Mandela'
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas
-
Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban
-
Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini
-
Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun
-
Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran
-
Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan
-
TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo
-
Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila