Suara.com - "Sampai maut memisahkan kita" adalah janji yang diucapkan setiap pasangan sebelum menjalani bahtera rumah tangga berdua. Maut pulalah yang memisahkan sepasang suami istri asal Indiana, Amerika Serikat (AS) ini.
Sayang, maut terlalu cepat datang menjemput mereka, bahkan hanya beberapa saat setelah resepsi pernikahan mereka berakhir.
Greg Samson, begitu nama si mempelai pria. Lelaki yang berprofesi sebagai dokter itu menghabisi nyawa istrinya, Kelly Ecker, hanya beberapa jam setelah resepsi perkawinan.
Saat peristiwa terjadi, Kelly sempat menghubungi nomor panggilan darurat 911. Percakapannya dengan petugas 911 mengungkap kengerian yang ia alami.
"Dia memukuli saya," kata Kelly di telepon.
"Siapa dia?" petugas 911 bertanya balik.
"Suami saya," jawab Kelly.
Ketika ditanyai siapa nama suaminya, Kelly menjawab,"Scott Samson. Ia punya senjata". Setelah itu, sambungan telepon terputus.
Keceriaan pesta pernikahan Samson (54) dan Kelly (50) ternoda oleh pertengkaran hebat di antara keduanya di kediaman mereka di Terre Haute. Pertengkaran tersebut memaksa para tamu resepsi untuk pulang lebih awal pada hari Minggu, sekitar pukul 1.00 dini hari.
Setelah para tamu pergi, perdebatan di antara Samson dan Kelly kian memanas. Kelly pun menelepon 911 dan mengatakan bahwa sang suami mengancam hendak membunuhnya.
"Penyelidikan mengungkap bahwa ada adu mulut antara pasangan tersebut setelah pesta di rumah pasangan itu berakhir," kata Wakil Sheriff Vigo County, Clark Cottom.
Kelly membuat dua panggilan ke 911. Namun panggilan kedua terputus secara tiba-tiba. Petugas 911 mendengar beberapa letusan senjata di telepon.
Pihak berwajib yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) menemukan Kelly sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka tembak di perut dan kepalanya. Diduga, peluru ditembakkan dari pistol semi otomatis kaliber 40.
Sedangkan Samson sang suami, ahli anestesi di Rumah Sakit Union, ditemukan tewas di ruangan bawah tanah rumah tersebut. Sebuah luka tembak menganga di bagian kepalanya. Diduga akibat peluru kaliber 45 yang ia tembakkan sendiri.
Ia mengunci dirinya di ruang bawah tanah dengan sejumlah senjata dan setumpuk amunisi. Seorang anak berusia 10 tahun, putra Kelly dari pernikahan sebelumnya, dan seorang pasangan lansia berada di dalam rumah tersebut saat kejadian berlangsung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi