Suara.com - Seorang lelaki asal Ganganagar, India, jadi bulan-bulanan massa setelah dirinya kepergok hendak memperkosa seorang gadis. Suresh Kumar, si lelaki, diarak ke sebuah rumah jagal dan dipotong kemaluannya.
Kejadian ini berawal saat warga Granganagar mendengar teriakan seorang gadis dari sebuah lorong. Warga berbondong-bondong mendatangi lorong tersebut dan mendapati Suresh sedang berusaha memperkosa seorang gadis.
Warga pun mengamuk. Setelah mengadakan pertemuan, warga memutuskan menyeret lelaki berusia 40 tahun itu ke rumah jagal hewan setempat. Sesampainya di rumah jagal, warga menghadiahinya dengan pukulan tongkat selama kurang lebih satu jam.
Setelah itu, warga memotong alat kelamin si lelaki dengan pisau daging. Kemudian, warga membuang suresh dan potongan alat kelaminnya di jalanan begitu saja.
"Tidak ada orang yang mau menolongnya karena mereka sadar bahwa ini adalah hukuman bagi seorang pelaku kejahatan seksual," kata Aamir Dhawan, seorang warga setempat.
"Kami melihat banyak sekali kekerasan yang tidak bisa ditolerir terhadap perempuan di negeri ini, ada gadis yang diperkosa, digantung, dilecehkan. Ini sudah saatnya diakhiri," lanjutnya.
Polisi meminta mereka yang menganiaya Suresh untuk menyerahkan diri.
"Orang tidal boleh seenaknya main hakim sendiri," kata seorang juru bicara polisi setempat.
Suresh dikabarkan sudah dilarikan ke rumah sakit. Kini kondisinya masih dalam keadaan kritis. Sementara itu, si gadis yang hampir jadi korban pemerkosaan masih mengalami syok dan sedang diberikan bimbingan konseling. (Mirror)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
-
KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!