Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) kembali memeriksa tersangka penerima suap alih fungsi hutan di Riau, Annas Maamun. Gubernur non aktif Riau ini dihadirkan oleh KPK untuk memberi keterangan terkait rekannya, pengusaha kelapa sawit Gulat Medali Emas Manurung, yang diduga memberi suap kepadanya.
"Annas diperiksa sebagai saksi untuk tsk GM," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).
Sebelumnya KPK sudah memeriksa Gubernur non aktof Riau ini pada bulan September tepatnya pada tanggal 30 September lalu.
Selain Annas, Penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang ibu rumah tangga yang bernama Latifah Hanum. Terkait kasus ini KPK menetapkan dua tersangka yaitu Annas sebagai penyelenggara negara dan Gulat yang berprofesi sebagai pengusaha dan dosen selaku penyuap. Kini Annas ditahan di Rutan Guntur sedangkan Gulat di Rutan KPK.
Saat dilakukan penangkapan oleh KPK, tengah terjadi transaksi suap senilai Rp 2 miliar oleh keduanya. Uang suap tersebut diperuntukkan bagi pengurusan izin alih fungsi lahan hutan menjadi kebun kelapa sawit yang terletak di Provinsi Riau.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Sekolah Sepi Murid Makin Marak, Pemerintah Didesak Petakan Ulang Kebutuhan Sekolah
-
Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
-
Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana
-
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh