Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan Fraksi PDI Perjuangan baru akan menyerahkan komposisi nama-nama anggota komisi dan alat kelengkapan dewan setelah Pemerintah mengumumkan kabinetnya.
"Komisi-komisi di DPR RI akan bermitra dengan Pemerintah melalui kementeriannya, karena itu kami akan menunggu Pemerintah mengumumkan kabinetnya," kata Bambang Wuryanto di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/10/2014).
Menurut Bambang, Fraksi PDI Perjuangan tidak ingin tergesa-gesa menyusun komposisi nama-nama anggota komisi dan alat kelengkapan agar anggota komisinya sinkron dengan kementerian yang diumumkan Pemerintah.
Sebelum menyerahkan nama-nama anggota fraksi pada rapat paripurna DPR RI, menurut dia, akan dibahas lebih dulu pada rapat di internal PDI Perjuangan.
"Rapat di DPP PDI Pderjuangan juga belum dilakukan," katanya.
Bambang menambahkan, Fraksi PDI Perjuangan tidak keberatan jika pimpinan DPR RI menetapkan lebih dulu anggota komisi dan AKD dari lima fraksi yang sudah menyerahkannya.
Fraksi PDI Perjuangan dan fraksi-fraksi lainnya anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH), kata dia, akan menyerahkannya setelah Pemerintah mengumumkan menteri-menteri kabinet.
Namun, Bambang menegaskan, jika pimpinan DPR RI sudah menetapkan anggota komisi dan AKD meskipun baru berasal dari lima fraksi, maka belum bisa menentukan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan.
Berdasarkan pasal 28 tata tertib DPR RI, pimpinan komisi dan AKD baru bisa ditentukan setelah anggota nya terisi penuh dari seluruh fraksi di DPR RI," katanya.
Lima fraksi yang sudah menyerahkan daftar nama anggotanya untuk mengisi 11 komisi dan AKD adalah Fraksi Partai Golkar (FPG), Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), serta Fraksi Partai Demokrat.
Sedangkan, lima fraksi lainnya yang belum menyerahkan nama-nama anggotanya untuk mengisi komisi-komisi dan AKD adalah, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai NasDem, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Pembangunan (FPPP).
Berita Terkait
-
Siap Kebut RUU TNI, DPR Masih Tunggu Sikap Empat Menteri, Siapa Saja?
-
Puan Maharani soal 13 Komisi di DPR: Gak Ada Penambahan Bangunan, tapi...
-
Resmi Ditambah, DPR Bakal Sahkan 13 Komisi di Rapat Paripurna Hari Ini
-
Penambahan Jumlah Komisi di DPR Dinilai Pemborosan Anggaran Negara
-
Intip Bocoran Sementara 13 Komisi DPR Lengkap dengan Mitranya, Ternyata Banyak Kementerian Dipecah
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset