Suara.com - Sebuah mini bus mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Dempo Barat, sekitar 50 kilometer ke arah utara Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (2/11/2014). Dalam peristiwa itu 15 orang penumpang mengalami luka.
Bus naas itu terguling dan terjatuh pada jurang sedalam sekitar 2 meter di Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean.
"Semua korban luka parah, tiga di antaranya bahkan kritis dan terpaksa dirujuk ke RSUD Pamekasan," kata tokoh masyarakat setempat Moh Yasin kepada Antara.
Bus mini yang mengalami kecelakaan itu bernomor polisi M 7116 B dan dikemudikan oleh sopir bernama Suhri (39). Penumpang semuanya berasal dari Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Samiun, mini bus yang mengangkut 15 orang itu tiba-tiba oleng dan akhirnya masuk ke jurang.
"Kemungkinan sopirnya ngantuk atau rem blong," katanya.
Hingga sekitar pukul 18.00 WIB, bus belum bisa dievakuasi dan masih menunggu alat berat untuk mengangkat bus yang terguling itu.
Petugas dari kepolisian Polsek Pasean sudah tiba di tempat kejadian perkara satu jam setelah kejadian, dan saat ini masih mengupayakan untuk mengangkat bus. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis
-
Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri
-
Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998
-
KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris
-
Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif
-
Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total
-
Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan
-
Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis
-
Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi
-
Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya
-
LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?
-
Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik