Pasukan keamanan Israel merobohkan dua rumah milik warga Palestina di kawasan Yerusalem Timur pada hari Selasa (4/11/2014). Otoritas Israel beralasan, kedua bangunan yang terletak di distrik Abu Tor tersebut didirikan tanpa izin.
"Pada pukul 5 pagi ini, sekitar 90 polisi dan dua buldozer mengusir kami dari rumah dan mulai menghancurkan rumah kami tanpa memperbolehkan kami menyelamatkan harta benda kami," kata Hamza Abu Rajab, si pemilik kedua rumah.
Hamza mengatakan, kini ia dan anggota keluarganya yang berjumlah 17 orang tidak punya tempat tinggal lagi.
Pemerintah Kota Yerusalem mengatakan, pihaknya mengeluarkan dua surat perintah penggusuran terhadap bangunan-bangunan yang didirikan tanpa izin di wilayah-wilayah terlarang.
"Pemerintah kota menegakkan hukum melawan pembangunan ilegal secara merata, di seluruuh bagian kota," bunyi pernyataan dari otoritas kota tersebut.
Seorang pejabat Palestina di Yerusalem mengatakan, sangat sulit bagi warga Arab untuk mendapatkan izin mendirikan bangunan di Yerusalem. Tak jarang, warga harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan izin, sementara warga Yahudi bisa mendapatkan izin tersebut hanya dalam waktu beberapa pekan saja.
Lokasi penggusuran adalah tempat yang kerap menjadi lokasi terjadinya bentrokan antara kepolisian Israel dengan warga Palestina dalam beberapa bulan terakhir. Ketegangan ini terjadi pascaperang antara Israel dengan Hamas di Jalur Gaza. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!