Suara.com - Ketua DPR RI Setya Novanto menerangkan, permintaan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sudah dapat diakomodir. Dia menyatakan, permintaan KIH menjadi pertimbangan khusus untuk Koalisi Merah Putih (KMP).
"Pokoknya saya berikan yang terbaik yang bisa kedua belah pihak bisa jalankan sebaiknya. Apa yang sudah diminta pasti semua kita jalankan dengan baik. Yang jelas sudah kita jalankan semua sesuai keinginan KIH," kata Setya di DPR, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
KIH sendiri menyatakan mosi tidak percaya dengan pimpinan DPR karena menganggap keinginan mereka tidak diakomodir.
KIH ingin turut berpartisipasi dalam komisi dan alat kelengkapan dewan yang terbentuk. Seluruh komisi dan alat kelengkapan dewan saat ini dikuasai oleh fraksi yang tergabung dalam KMP, yaitu Fraksi Golkar, Demokrat, Gerindra, PAN dan PKS.
Dia berharap, kisruh ini bisa selesai dalam waktu dekat. Supaya, sambungnya, program pemerintahan Jokowi-JK bisa berjalan efektif.
"Nggak ada yang mengganjal. Kita beri jalan terbaik untuk semua terima sebaiknya. Yang ada perbedaan pendapat tentu saya hargai. Ya pokoknya mudah mudahan bisa selesai," tuturnya.
Berita Terkait
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS
-
Puan ke Pemerintah: Rakyat Kecil Jangan Sampai Menanggung Dampak Krisis Global
-
4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia
-
5 Aksi Dasco Jadi Jangkar Legislasi hingga Persatuan Nasional di Bulan Maret 2026
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia