Suara.com - Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono mengungkapkan, penggerebekan yang dilakukan di wilayah Kampung Bahari, Warakas Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah juga untuk menekan peredaran senjata api di masyarakat.
Pernyataan Kapolda itu bukan tanpa alasan, karena nyatanya jajaran Polres Metro Jakarta Utara menemukan lima pucuk senjata api dalam penggerebekan narkoba tersebut. Selain lima pucuk senjata api, polisi juga menemukan 25 butir peluru, satu buah senapan angin, serta 40 bilah golok dan enam buah handy talky (HT).
"Masih ada empat set CCTV, uang tunai sebesar Rp28,5 juta rupiah, 50 buah telepon seluler, enam buah sepeda motor, dan satu mobil," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto pula, di Polda Metro Jaya, Sabtu (8/11/2014).
Selain menyita barang bukti, Rikwanto menyatakan bahwa polisi berhasil membekuk 38 orang tersangka, yang terdiri dari 34 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.
"Tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Jakarta Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.
Disebutkan bahwa penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolres Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, itu melibatkan kekuatan 400 personel. Sebanyak 200 personel gabungan dari Satuan Reserse Narkoba, Sabhara, Reserse Kriminal, Intel, Propam, Dokkes dan Polsek Tanjung Priok, di-back up oleh Satuan Brimob Polda Metro Jaya sebanyak 2 SSK.
Menurut Iqbal pula, sindikat narkoba di Kampung Bahari tergolong sudah modern, karena mereka sudah menggunakan kamera CCTV dan alat komunikasi yang canggih. [Nur Ichsan]
Berita Terkait
-
Kasus Narkoba Guncang TNI AD: Koptu YP Diamankan di Jakarta Timur
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D
-
Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap
-
Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel