Suara.com - Tiga puluh perwakilan dari Gerakan Masyarakat Jakarta menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan aspirasi kepada para pimpinan DPRD DKI Jakarta. Kelompok ini dipimpin Ketua FPI Habib Rizieq.
"Saya ingin tegaskan, gerakan ini (Gerakan Masyarakat Jakarta) saat ini bukan sedang bermimpi, tapi mereka sedang berjuang real sesuai dengan koridor konstitusi," ucap Habib Rizieq ketika menyampaikan pandangan kepada pimpinan DPRD, di Kantor DPRD DKI, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2014).
"Perpu Nomor 1 Tahun 2014 sebelum beliau (Joko Widodo) berhenti, pasal 173 jelas bahwa (kalau) beliau gubernur berhenti, tidak serta merta wakil jadi gubernur," tambah Rizieq.
Pasal itu menurut Rizieq, merujuk posisi Ahok yang tidak secara otomatis langsung menjadi gubernur DKI Jakarta.
Rizieq meminta agar Gubernur DKI Jakarta dipilih DPRD.
"Bila Gubernur berhenti masa jabatan lebih dari 18 bulan gubernur dipilih DPRD. Ini tidak perlu tafsir, nggak perlu fatwa. Semua orang awam juga tau," jelas dia.
Bahkan ia juga meminta DPRD memberikan sikap menolak Ahok maju sebagai gubernur.
"DPRD harus menyatakan Indonesia negara hukum, negara konstitusi, tidak boleh ada pejabat publuk menafsirkan Undnag-Undang untuk kepentingan sepihak," ujar dia.
Perwakilan ormas sengaja diterima pimpinan DPRD Jakarta, termasuk Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra M. Taufik dan dan Wakil Ketua DPRD Fraksi PPP Lulung Lunggana yang kerap berselisih pendapat dengan Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil