News / Metropolitan
Kamis, 13 November 2014 | 08:42 WIB
Suara.com

Suara.com - Barisan Relawan Jokowi Presiden menyatakan mendukung pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur Jakarta hingga 2022. Mereka menilai figur Ahok sangat cocok membenahi kesemrawutan Jakarta.

"Jakarta menjadi kota semrawut seperti sekarang, karena banyak pemimpin sebelumnya tidak bekerja serius. Pertanyaan kita, apakah bekerja baik atau tidak, tak soal siapa pun dia, kita dukung," kata Ketua Umum Bara JP, Sihol Manullang, di Jakarta, Kamis (13/11/2014). Bara JP berdiri 15 Juni 2013 dan merupakan organisasi pertama yang mendukung Jokowi menjadi Presiden.

Sihol menilai anggapan sebagian orang seakan-akan Ahok tidak didukung masyarakat, hanya pepesan kosong.

"Masyarakat bawah, tahunya gubernur bekerja baik atau tidak. Siapa pun didukung rakyat, asalkan memihak rakyat banyak. Jadi elit tidak usah banyak cuap," katanya.

Lembaga-lembaga survei profesional, kata Sihol, hendaknya segera membuktikan apakah Ahok didukung masyarakat atau tidak. Aspirasi publik harus ditampung, termasuk pendapat masyarakat apakah menyetujui cara-cara mengemukakan aspirasi yang belakangan sering anarkis.

"Ketika Anda meminta air minum setelah berjalan kaki jauh, kepada siapa saja yang Anda temui, Anda tidak akan bertanya dulu apakah di pemberi air adalah iblis atau malaikat, siapa dia, suku apa dia. Pun dengan Gubernur Jakarta, soalnya hanya satu, apakah dia bekerja baik atau tidak," katanya memberi ilustrasi.

Bara JP bukan hanya mendukung Ahok menyelesaikan masa jabatan 2012-2017, tetapi juga untuk kembali menjadi Gubernur Jakarta 2017-2022.

"Kalau masa jabatan sekarang tidak dihitung sebagai suatu periode, kami mendukung Ahok menjadi Gubernur hingga 2022," kata dia.

Seperti diketahui, menjelang pelantikan menjadi Gubernur Jakarta, Ahok ditentang banyak kalangan, misalnya demonstrasi yang dilakukan secara bergelombang. Demonstrasi, antara lain dilakukan oleh Front Pembela Islam. Mereka mengaku sudah punya calon sendiri yang dinilai lebih bagus dari Ahok.

Load More