Suara.com - Penyelidik di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan, bukti-bukti untuk menangkap pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia sudah cukup.
Hal itu diungkapkan pelapor khusus PBB untuk HAM di Korea Utara, Marzuki Darusman. Komentar tersebut menjadi yang paling keras yang pernah dilontarkan oleh pejabat di PBB terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Kim di Korea Utara.
Berdasarkan laporan PBB pada 17 Februari lalu, pemimpin militer di Korea Utara termasuk Kim bisa dihadapkan ke pengadilan internasional karena memerintahkan penyiksaan yang sistematis, membuat warga keklaparan dan juga melakukan pembunuhan yang hampir sama dengan era Nazi.
“Laporan itu sudah cukup untuk memperlihatkan tanggung jawab serta pelanggaran HAM yang dialkukan oleh satu orang yang menjadi pembuat kebijakan di negara itu,” kata Marzuki.
“Kali ini kita dalam posisi bahwa bukti-bukti yang ada menunjuk kepada pemimpin tertinggi Korea Utara atas pelanggaran HAM masif di sana,” jelasnya.
Resolusi PBB yang dirancang oleh Uni Eropa dan Jepang mendesak agar membawa Korea Utara ke Pengadilan Kriminal Internasional atas kejahatan terhadap kemanusiaan. Namun, resolusi itu tidak menyebutkan nama Kim. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Peringatan Keras untuk Pemerintah! MBG Bisa Sia-sia Jika Anak Masih Dikepung Makanan Tak Sehat
-
Lebanon Bongkar Kebohongan Israel di PBB: Klaim Bela Diri, tapi Serang RS hingga Situs Warisan Dunia
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi