Suara.com - Keluarga Andi Audi Pratama (16), murid SMA 109 Jakarta yang meninggal dunia karena dikeroyok siswa SMAN 60 Jakarta, datang ke kantor pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Balai Kota, Jumat ( 14/11/2014). Kedatangan mereka untuk memenuhi undangan Ahok.
Keluarga korban tiba di Balai Kota jam pukul 15.20 WIB.
"Siapa pun orang tua apalagi saya sedih ya, hari ini Pak Ahok sebagai Gubernur, beliau juga udah cukup dekat dengan masyarakat artinya merespon sekali," kata Erlita Hidayat, ibunda korban, di Balai Kota.
Erlita berharap kasus anaknya ditangani sebaik-baiknya agar kelak tidak terulang lagi menimpa keluarga lainnya.
"Kalau saya sendiri dari orang tua korban meninjau meminta bantuan agar anak saya mendapat keadilan yang seadil-adilnya, karena, kan almarhum itu generasi selanjutnya," kata Erlita.
Kasus pengeroyokan terjadi di Simpang Pejaten Village, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/11/2014) malam. Penyebabnya, salah satu pelaku merasa disakiti oleh korban.
Andi Audi tewas setelah dibacok di sejumlah bagian tubuhnya. Ia menghembuskan nafas terakhir di RS JMC, Warung Buncit, Sabtu (8/11/2014).
Berita Terkait
-
Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian
-
Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan
-
Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo
-
Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!
-
Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco
-
Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah
-
Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara
-
43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG