Suara.com - Mantan Jaksa Agung, Basrief Arief meyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyeleggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (17/11/2014).
Selain melaporkan harta kekayaannya, pria yang tidak lagi menjabat sebagai Jaksa Agung ini juga ingin melepas rindu bersama dengan anggota sesama rekan penegakan hukumnya anggota KPK.
"Saya ke sini untuk kangen-kangenan dan serahkan LHKPN," kata Basrief yang mengenakan batik hijau bermotif burung dipadu celana hitam dan sepatu hitam di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014).
Terkait dengan jumlah harta kekayaannya saat ini dia belum memberitahukannya. Namun, dia menceritakan bahwa pada tahun 2001 hartanya mencapai Rp2 miliar. Harta tersebut, menurutnya, berupa uang dan tanah yang berada di lokasi yang berbeda di kawasan Jakarta dan Jawa Barat.
"Totalnya Rp1.776.444.083 rupiah dan 6.700 dolar AS. Hartanya meliputi simpanan di bank dan tanah yang tersebar di Jakarta, Bogor, dan Cianjur. Itu pada 23 Juni 2001 ," kata Wakil Jaksa Agung di era Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh tersebut.
Berbeda dengan para menteri Kabinet Kerja yang datang menyerahkan LHKPN sambil berdiskusi dengan KPK, dia mengaku kedatangannya ke KPK murni untuk melaporkan harta kekayaan.
"Kehadiranya saya untuk serahkan LHKPN usai menjabat Jaksa Agung. Selain itu tidak ada agenda lainnya yang akan dibicarakan di KPK," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kala Prabowo Sapa Jaksa Agung setelah Tangkap Kepala BGN: Yang Sekarang Agak Diwaspadai
-
Jaksa Agung Setor Rp10,2 Triliun ke Negara, Legislator PDIP: Bukti Nyata Selamatkan Aset
-
Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!
-
Jaksa Agung Larang Jajaran Tersangkakan Kepala Desa, Kecuali Uangnya buat Nikah Lagi
-
Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!