Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap melacak tujuan server pembuat Elektonik Karta Tanda Penduduk (e-KTP) yang ditaruh di luar negeri.
Menurut KPK, ditaruhnya server dinilai sangat membahayakan kepentingan Indonesia.
"Ini agak menarik, server di luar negeri itu fungsinya untuk security, tapi kalau server itu ditaruh di luar kepentingan security saja malah bisa disedot, untuk kepentingan di luar itu yang bahaya. Karena itu, KPK mesti melacak, tujuannya apa, tool-nya apa," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, senin(17/11/2014).
Dia juga mengkhawatirkan kalau penempatan server di luar negeri bisa dikuasai oleh pihak luar, dalam hal ini terkait data induk. Karena dengan demikian orang yang tidak berkepentingan dengan Indonesia pun bisa memanfaatkan data tersebut.
Oleh karena itu dia berharap agar penempatan server di luar negeri tersebut benar-benar untuk tujuan keamanan.
"Karena yang dikhawatirkan jangan sampai data admi induk kita dikuasai oleh orang yang tidak punya kepentingan atas admin induk itu, itu poinnya," tegas Bambang.
Saat ini proyek e-KTP sudah dihentikan oleh Kemendagri, untuk mengkaji ulang segala kekurangan dan kerugian yang sudah dialami oleh negara. Pihak KPK pun menyambut dengan positif langkah tersebut, karena dapat membantu KPK untuk mengusutnya lebih cepat.
Berita Terkait
-
KPK Respons Santai Gugatan Rp300 Triliun Noel, Minta Fokus ke Persidangan
-
Soal Calon Pimpinan KPK: MK Putuskan Tak Perlu Mundur dari Jabatan
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
KPK Selidiki Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi