Suara.com - Kerugian akibat banjir bandang di Kabupaten Merangin, Jambi, beberapa pekan lalu mencapai Rp4,5 miliar, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Arif Munandar, Senin (1/12/2014).
"Kerugian sementara dari hasil laporan yang saya terima tadi pagi untuk yang di Sungai Tenang, Merangin saja sudah mencapai Rp4,5 miliar, selain itu banjir bandang di Merangin itu juga menghabiskan 100 hektare sawah warga dan empat masjid juga terkena banjir," kata Arif.
Selain itu, banjir bandang yang terjadi di Merangin juga mengakibatkan warga krisis listrik, pasalnya jaringan listrik ke rumah warga banyak terputus, kata Arif usai menghadiri rapat kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana banjir di wilayah Provinsi Jambi.
Dia mengungkapkan, banjir yang terjadi di beberapa kabupaten di Provinsi Jambi sejak sepekan terakhir juga telah merenggut korban jiwa, sampai kemarin kata Arif tiga orang meninggal karena banjir. Satu korban meninggal di Kerinci dan dua orang di Bungo.
BPBD Provinsi Jambi kata Arif juga sudah menyiapkan bantuan dan mensiagakan peralatan untuk penanggulangan bencana jika sewaktu-waktu diperlukan. Seperti tenda darurat, kendaraan roda dua, roda empat, tanki air, perahu karet dan juga family kit.
"Kita sudah siaga dan kita persiapkan peralatan, hanya saja sampai sekarang belum ada laporan evakuasi pengungsian. Melalui Pak Gubernur juga sudah disurati Kabupaten/kota untuk siaga banjir, jadi nanti di Kabupaten/kota juga dilakukan rapat koordinasi lintas dinas-dinas terkait untuk siaga dan juga penyaluran bantuan. Dinas PU juga dilibatkan untuk menanggulangi tanah longsor dan juga infrastruktur," jelasnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ridham Priskap yang memimpin rapat kesiapsiagaan banjir di Provinsi Jambi mengatakan bahwa untuk sementara banjir yang terjadi di Kabupaten/kota di wilayah Provinsi Jambi masih bisa ditangani oleh Kabupaten/kota.
"Banjir yang di Kerinci, Sarolangun, Merangin, Tebo masih dalam batas-batas yang tidak terlalu parah hanya lewat berkisar 1-3 jam dan seketika langsung surut, itu sudah bisa ditanggulangi kabupaten," kata Ridham.
Kendati demikian, untuk kesiapan logistik Pemprov melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi sudah siap. Kalau Kabupaten/Kota memerlukan bantuan dari provinsi bupati/walikota bisa langsung menyurati gubernur. Namun sampai saat ini katanya belum ada Kabupaten/kota yang mengajukan bantuan logistik ke Pemprov.
Sementara itu dari hasil rapat disebutkan rata-rata kerawanan yang dihadapi oleh kabupaten/kota di Provinsi Jambi yakni banjir akibat luapan sungai Batanghari. Selain banjir, untuk wilayah barat seperti Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun juga rawan terjadi longsor saat musim hujan seperti ini.
Tak hanya longsor dan banjir, daerah seperti di Kabupaten Batanghari juga rawan angin puting beliung. Sekda minta agar setiap kabupaten/kota memetakan kerawanan bencana di daerah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi, Nurangesti Widyastuty, mengatakan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terus berpotensi terjadi hingga akhir Desember dan awal Januari.
Untuk itu dia menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai batanghari untuk siaga jika sewaktu-waktu terjadi banjir akibat limpahan air dari hulu sungai. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun
-
Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung