Suara.com - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana beserta rombongan, Jumat (5/12/2014) pukul 09.30 WIB tiba di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.
Dari Pangkalan Udara Iskandar Pangkalan Bun, Presiden menggunakan Helikopter Super Puma menuju Kampung Pulau untuk memberikan pengarahan pada pimpinan militer daerah dari seluruh Indonesia. Dalam perjalanan itu, Presiden didampingi Mensesneg Pratikno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang dengan
Sementara Ibu Negara Iriana meninjau fasilitas kesehatan di Pangkalan Bun. Di Pangkalan Bun, Presiden dijadwalkan memberikan pengarahan kepada pimpinan militer daerah.
Presiden dan rombongan bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 08.00 WIB, dan dijadwalkan tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto mengatakan, Presiden akan bertemu dengan para pimpinan militer daerah.
"Besok, ada acara pengarahan Pangdam, Danrem dan Dandim di Pangkalan Bun Kalimantan. Meneruskan kegiatan presiden sebelumnya di Istana Bogor yang memberikan arahan Pangkotama. Besok secara khusus pengarahannya ke Pangdam, Danrem dan Dandim," kata Seskab di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Kamis (4/12/2014). (Antara)
Berita Terkait
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
TNI Bangun Jalan di Pedalaman Cilegon, Distribusi Hasil Bumi Jadi Lebih Mudah
-
Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman
-
TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI
-
Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus