Suara.com - Partai Golkar yang dipimpin Ketua Presidium Penyelamat Partai Agung Laksono akan menggelar Musyawarah Nasional IX pada Sabtu (6/12/2014) malam.
"Iya benar, Munas IX Golkar dilaksanakan pada Sabtu pukul 19.00 WIB," kata Anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa, Sabtu (6/12/2014) melalui telepon.
Agun mengatakan sudah lebih dari 280 Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar tingkat I dan tingkat II menyatakan kesediaannya hadir dalam munas tersebut. Menurut dia, munas tersebut salah satu agendanya memilih Ketua Umum DPP Partai Golkar. "Salah satu agenda munas memilih ketua umum Partai Golkar," ujarnya.
Ia mengatakan pelaksanaan Munas Golkar itu akan berlangsung demokratis, karena diikuti lebih dari satu calon ketua umum sehingga ada kompetisi antarcalon ketum, berbeda dengan Munas Golkar di Bali yang memilih ketum secara aklamasi.
"Munas ini lebih demokratis dan ada kompetisi yang fair," ujarnya.
Menurut dia, dalam kontestasi memperebutkan kursi ketum Golkar itu, sudah ada tiga nama yang kemungkinan besar maju. Ketiga nama itu menurut Agun yaitu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan Agus Gumiwang.
"Saya tidak maju (dalam bursa pemilihan ketum Golkar). Saya tidak berambisi mencari jabatan," katanya.
Dia mengatakan munas tersebut akan berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Namun, Agun tidak menyebutkan alasan pemilihan tempat munas tersebut, karena hal itu merupakan tanggung jawab panitia.
"Terkait pemilihan tempat (mengapa di Hotel Mercure Ancol), tanya panitia munas," katanya. (Antara)
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bakal Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris, Ini Agenda Kunjungan Prabowo di Prancis
-
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?
-
Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas
-
Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha