Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyerahkan daftar isian pelaksanaan anggaran kepada satuan kerja, Senin (15/12/2014).
"Kita ucap syukur, kita bisa cepat proses penyerahan DIPA ini, kita harapkan Januari bisa lebih cepat menggunakan anggaran," ujar Basuki yang biasa disapa Ahok ketika memberikan sambutan di ruang Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat.
Kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari penyerahan DIPA dari Presiden Joko Widodo kepada menteri, pimpinan lembaga serta gubernur di Istana Negara beberapa waktu yang lalu.
"Ini adalah lanjutan dari agenda yang sebelumnya dilakukan di Istana," kata Ahok.
Secara simbolis, Ahok menyerahkan DIPA kepada Panglima Kodam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kepala Kanwil Hukum dan HAM DKI Jakarta, Kepala Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Pusat, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, dan Sekretaris Dinas Provinsi DKI Jakarta.
Total DIPA yang diserahkan sebanyak 546 DIPA dengan nilai sebesar Rp21,08 triliun. Rinciannya yakni instansi vertical sebanyak 450 DIPA senilai Rp20,91 triliun, dekonsentrasi sebanyak 45 DIPA dengan nilai Rp169,18 miliar, tugas pembantuan sebanyak lima DIPA dengan nilai Rp8,61 miliar serta urusan bersama sebanyak enam DIPA dengan nilai sebesar Rp5,4 miliar.
Selain itu pemprov DKI juga mendapat dana alokasi Transfer Daerah sebesar Rp14, 18 triliun yang terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak Rp11,13 triliun, dana bagi hasil sumber daya alam Rp0,28 triliun, dana transfer lainnya sebesar Rp2,8 triliun.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
-
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan