Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, berada dalam grup yang sama dengan musuh bebuyutan mereka asal Korea Selatan (Korsel). Sebagaimana hasil undian BWF Super Series Finals 2014 yang sudah dilakukan, Hendra/Ahsan segrup dengan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong di ajang yang akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada 17-21 Desember itu.
Dikutip dari laman PBSI, Selasa (16/12/2014), selain pasangan utama Korsel tersebut, Hendra/Ahsan di Grup A juga akan menghadapi pasangan Juara Dunia 2014 yang juga asal Korsel, Ko Sung Hyun/Shin Bae Cheol, serta pasangan Chai Biao/Hong Wei dari Cina. Dengan hasil undian itu, bisa dimaklumi bahwa tidak akan jadi hal yang mudah bagi Hendra/Ahsan untuk lolos ke semifinal kali ini.
Terkait Yong Dae/Yeon Seong sendiri, meskipun mampu memenangi pertemuan terakhir mereka di Asian Games 2014, tak bisa dipungkiri bahwa Hendra/Ahsan kerap disulitkan oleh pasangan Korsel itu. Bahkan untuk rekor pertemuan total mereka sejauh ini, keunggulan ada pada Yong Dae/Yeon Seong dengan kedudukan 5-2.
"Semua pemain yang lolos ke turnamen ini memang bagus-bagus. Delapan pasangan ganda putra terbaik dunia ada di sini. Jadi, kami siap saja, mau hasil undiannya seperti apa," ungkap Hendra memberi komentar.
"Lawan berat di grup ini memang Lee/Yoo. Tapi bagi kami itu hal yang biasa. Yang penting siap. Soal strategi juga belum ada. Nanti lihat kondisi di lapangan," sambungnya.
"Kami mau fokus satu demi satu pertandingan. Pokoknya lolos ke semifinal dulu. Jadi juara atau runner up grup tidak masalah, yang penting lolos ke semifinal dulu," tambah Hendra.
Hendra pun mengatakan bahwa dirinya dan Ahsan akan berusaha mempertahankan gelar juara yang mereka raih tahun lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Hendra/Ahsan sendiri merupakan salah satu andalan Indonesia untuk meraih gelar di turnamen berhadiah total US$ 1 juta ini bersama pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Seperti diberitakan sebelumnya, berbeda "nasib" dengan negara tetangga Malaysia, Indonesia berhasil memiliki empat wakil di turnamen bergengsi penutup tahun ini. Selain Hendra/Ahsan dan Tontowi/Liliyana, Indonesia juga punya Tommy Sugiarto di tunggal putra, serta Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari di ganda putri.
"Target kami di Super Series Finals 2014 ini adalah meraih dua gelar dari Hendra/Ahsan dan Tontowi/Liliyana. Sementara Greysia/Nitya targetnya masuk final dulu. Tahun depan, kami menargetkan lebih banyak wakil yang lolos ke Super Series Finals," ungkap Kasubdit Pelatnas PBSI, Ricky Subagdja.
Berikut hasil undian lengkap BWF Super Series Finals 2014:
Tunggal Putra
Grup A: Chen Long (Cinak), Son Wan Ho (Korsel), Hans-Kristian Vittinghus (Denmark), Kenichi Tago (Jepang)
Grup B: Jan O Jorgensen (Denmark), Srikanth K (India), Kento Momota (Jepang), Tommy Sugiarto (Indonesia)
Tunggal Putri
Grup A: Wang Shixian (Cina), Saina Nehwal (India), Sung Ji Hyun (Korsel), Bae Yeon Ju (Korsel)
Grup B: Wang Yihan (Cina), Ratchanok Intanon (Thailand), Tai Tzu Ying (Taiwan), Akane Yamaguchi (Jepang)
Ganda Putra
Grup A: Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korsel), Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Indonesia), Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol (Korsel), Chai Biao/Hong Wei (Cina)
Grup B: Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (Taiwan), Liu Xiaolong/Qiu Zihan (Cina), Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (Jepang), Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark)
Ganda Putri
Grup A: Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang), Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl (Denmark), Chang Ye Na/Kim So Yeong (Korsel), Jung Kyung Eun/Kim Ha Na (Korsel)
Grup B: Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda (Jepang), Tian Qing/Zhao Yunlei (Cina), Luo Ying/Luo Yu (Cina), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (Indonesia)
Ganda Campuran
Grup A: Zhang Nan/Zhao Yunlei (Cina), Ko Sung Hyun/Kim Ha Na (Korsel), Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris), Michael Fuchs/Birgit Michels (Jerman)
Grup B: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia), Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam (Thailand), Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark), Liu Cheng/Bao Yixin (Cina)
[Antara/PBSI]
Berita Terkait
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk