Suara.com - Status Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, sejak dua hari terakhir ditingkatkan dari aktif normal menjadi waspada.
"Sejak dua hari terakhir ini kondisi Anak Krakatau berstatus waspada sehingga masih aman bagi wisatawan yang mengunjungi kawasan Pantai Anyer," kata Deni, petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Pabuaran Kabupaten Serang, Minggu (28/12/2014).
Namun demikian, ia mengatakan, saat ini aktivitas vulkanik Anak Krakatau relatif normal dan tidak menimbulkan letusan maupun tremor. Berdasarkan data kegempaan vulkanik Anak Krakatau melalui alat perekam seismograf, sejak dua hari terakhir ini hanya kegempaan vulkanik dalam (A) sebanyak enam kali, vulkanik dangkal (B) satu kali.
Karena itu, pihaknya menjamin pesisir kawasan Pantai Anyer-Carita aman untuk liburan pergantian Tahun Baru. Namun demikian, pihaknya melarang nelayan maupun pengunjung naik ke lokasi Anak Krakatau yang masih aktif itu.
"Kami memberikan rekomendasi radius satu kilometer dari lokasi Gunung Krakatau itu. Peringatan itu guna mencegah korban jiwa," katanya.
Menurut dia, sejauh ini Anak Krakatau tidak menimbulkan letusan yang mengeluarkan asap. Akan tetapi, aktivitas kegempaaan vulkanik Anak Krakatau masih terjadi, namun relatif kecil. Bahkan, kondisi Anak Krakatau yang jaraknya 42 kilometer dari pesisir Pantai Anyer terlihat jelas tanpa aktivitas letusan. Saat ini, aktivitas masyarakat dan nelayan yang tinggal di pesisir Pantai Banten masih normal dan mereka tidak panik jika Gunung Anak Krakatau kembali aktif.
"Kami yakin pesisir pantai bagian barat Provinsi Banten relatif normal dan banyak dikunjungi wisatawan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Apakah Gunung Anak Krakatau Boleh Dikunjungi?
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Kenapa Anak Krakatau Bisa Muncul? Ini Sejarah dari Letusan Gunung Krakatau
-
Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing