Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan terima kasih kepada Badan SAR Nasional dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menemukan serpihan pesawat AirAsia QZ 8501 di dekat Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
"Ini membuktikan bahwa kerja keras dan kemampuan kita apabila bekerja secara bersama akan dapat tercapai," kata Jusuf Kalla kepada pers di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Hal tersebut disampaikan Wapres menanggapi pernyataan Badan SAR Nasional (Basarnas) yang memastikan 95 persen daerah penemuan serpihan pesawat AirAsia berada di dekat Selat Karimata, dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Jusuf Kalla mengatakan dengan kerja keras semua pihak dan aparat terkait maka upaya pencarian pesawat AirAsia yang hilang tiga hari lalu akhirnya membuahkan hasil.
"Terima kasih kepada Basarnas dan seluruh pihak yang menemukan benda-benda dan juga tentu jenazah," kata JK.
Wapres belum dapat memastikan apakah dirinya akan ke Pangkalan Bun atau tidak.
"Belum. Kan sudah ada menteri di situ," katanya.
Basarnas memastikan serpihan yang ditemukan di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, adalah bagian pesawat, kendati belum ada konfirmasi apakah benda itu milik AirAsia Qz8501.
Benda yang ditemukan adalah potongan dari pintu darurat pesawat.
Tim juga menemukan enam jenazah terapung di lautan, tiga diantaranya sudah dievakuasi.
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
-
Malam Hari, Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap BPK
-
Kejagung Rampungkan Penggeledahan di Enam Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG
-
Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris
-
62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara, Tunggu Pencairan Anggaran
-
Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran