Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengaku cukup menyesal dengan kegagalan timnya untuk mengevakuasi sekaligus dua jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian hari ini. Dia menjelaskan alasan cuaca yang sangat tidak bersahabat menjadi penyebab tidak dievakuasinya jenazah penumpang AirAsia QZ 8501 yang berjenis kelamin perempuan ini dari KRI Yos Sudarso.
"Dengan menyesal, kita hari ini tidak bisa membawa, karena cuaca menghadang," kata Soelistyo dengan mimik yang sedih di Gedung Basarnas Kemayoran, jakarta Pusat, Kamis(1/1/2014).
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa proses evakuasi yang dilakukan oleh helikopter hari ini juga cukup sulit. Hal tersebut dikarenakan helikopter yang bertugas untuk mengevakuasi ke Pangkalan Bun tidak bisa mendarat di KRI Yos Sudarso. Dengan demikian, jemazah yang mau diberangkatkan ke Pangkalan Bun harus dibawa dengan tali.
"Kenapa hanya bisa ambil satu, karena heli tidak bisa mendarat, sehingga jenazah yang satu itu harus dibawa dengan tali, dan mereka harus segara pergi karena dengan cuaca menghadang," jelasnya.
Dengan demikian, dari sembilan jenazah yang sudah ditemukan, sudah enam jenazah berada di Rumah sakit Bayangkara Surabaya untuk diidentifikasi identitasnya. Sementara itu, dua jenazah lainnya masih berada di Pangkalan Bun, di mana rencananya akan diterbangkan ke Surabaya pada malam hari ini. Jenazah yang terakhir masih berada di KRI Yos Sudarso dan besok akan diupayakan untuk dievakuasi ke Pangakalan Bun, Kalimantan Tengah.
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk