Suara.com - Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, kembali menerima jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 Jumat (2/1/2014) sore.
Empat kantong jenazah diantarkan Helikopter Seahawk dari kapal perang berjenis penghancur USS Sampson DDG 102 milik Amerika Serikat yang ikut melakukan pencarian.
Pantauan di lokasi, helikopter ini mendarat sekira pukul 15.40 WIB, dan mengantarkan empat kantong jenazah. Belum diketahui persis jumlah korban yang ada di dalam kantong tersebut menunggu identifikasi dasar di RSUD Sultan Imanuddin.
Satu per satu kantong jenazah diturunkan dan disambut tim evakuasi dengan tandu. Kantong jenazah pertama terlihat lebih kecil dari ukuran kantong jenazah pada umumnya. Sedangkan tiga kantong jenazah lainnya berukuran seperti biasa.
Selain kantong jenazah, helikopter Seahawk juga menurunkan satu gumpalan seperti karton berwarna coklat. Barang ini pun dibawa ke ambulans bersama kantong jenasah tadi.
Untuk diketahui, Jumat (2/1/2014) pagi hari ini Lanud Iskandar menerima dua jenazah yang diangkut helikopter Bell milik TNI AL. Sedangkan hingga sore ini, helikopter Seahawk milik Amerika Serikat itu telah mengantarkan 8 kantong jenazah.
Tag
Berita Terkait
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar