Suara.com - Tim SAR gabungan di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pagi ini bersiap melakukan evakuasi lagi. Namun, kondisi cuaca di hari ketujuh pencarian Pesawat AirAsia QZ8501 diprediksi bakal memburuk jelang siang hari.
"Kondisi lokasi (pencarian) masih cukup berbahaya bagi tim evakuasi. Awan CB (cumolunimbus) peluang muncul diperkirakan sampai jam 12," kata Kepala stasiun meteorologi Pangkalan Bun Luqman Sholeh, Sabtu (3/1/2014).
Kata dia, ketinggian gelombang di lokasi pencarian mencapat empat meter.
"Gelombang tinggi diperkirakan masih 3-4 meter. Itu masih seperti kemarin kondisinya," terang dia.
Karenanya, mengantisipasi cuaca buruk, Danlanud Iskandar Letkol Penerbang Jhonson Simatupang mengatakan akan memperluas penyisiran lokasi jatuhnya Pesawat berjurusan Surabaya-Singapura itu. Perluasan pencarian, katanya akan dilakukan hingga pinggir pantai.
"Area menyisiri pinggir pantai dari Tanjung Keluang sampai pinggir Sampit," kata dia.
Jhonson menambahkan, jarak ke arah lautan tetap seperti sebelumnya yakni mencapai 90 nautical mile (mil laut), namun radius pencarian diperluas dari 150 NM menjadi 210 NM.
"Dari ujung penemuan pertama sampai di bawahnya kira-kira mencapai Kabupaten Kota Waringin Timur," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah