Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal Polisi Ronny F. Sompie mengungkapkan, rekening gendut merupakan isu lama yang selalu menerpa institusi Polri. Isu ini kembali terdengar menjelang pergantian Kapolri baru.
“Gak ada permasalahan soal rekening gendut, kalau ada pasti sudah diproses lebih dulu di lingkungan internal Polri," ujar Ronny, Minggu (10/1/2015).
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan menjadi Kapolri untuk menggantikan posisi Jenderal Polisi Sutarman.
Budi Gunawan pun disebut-sebut mempunyai rekening gendut, pasalnya beberapa tahun ini jumlah kekayaan Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) itu meningkat pesat.
"KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan PPATK juga tidak pernah menyebut beliau (Budi Gunawan) bermasalah atas kepemilikan rekening gendut, semua sudah clear and clean," tuturnya.
Ronny menambahkan, sudah menjadi kewajiban bagi para petinggi Polri untuk melaporkan harta kekayaannya masing-masing melalui Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).
“Kewajiban dari masing-masing perwira tinggi. Apalagi dengan promosi jabatan, ketika menjabat Kapolda atau Kapolri itu kan wajib lapor rutin ke KPK,” imbuhnya
Ronny pun berkaca pada tahun 2010 yang lalu ketika PPATK merilis informasi tentang Budi Gunawan, menjadi salah satu Jenderal yang diduga memiliki rekening gendut.
"Daftar nama itu diberikan ke Polri untuk selanjutnya ditelusuri oleh Polri, saat itu hasilnya tidak bermasalah. Kalau ada hasil yang mencurigakan, pasti sudah ditindaklanjuti saat itu juga,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Eyang Meri Titipkan Pesan Terakhir pada Kapolri, Tekankan Peran Polisi sebagai Pelindung Warga
-
Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Tolak Polri di Bawah Kementerian, Boni Hargens: Sikap Kapolri Jaga Arsitektur Demokrasi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!