Suara.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko kembali menyambangi posko pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 di Pangkalan Udara Iskandar.
Kedatangan Panglima TNI kali ini merupakan yang ketiga kalinya di Laud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Senin (12/1/2015) sekitar pukul 11.50 WIB.
Panglima datang menggunakan Pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara. Berdasarkan pantauan suara.com, kedatangan Moeldoko langsung disambut pimpinan tim evakuasi gabungan yang sudah bersiaga di landasan.
Lima helikopter juga sudah disiapkan untuk menyambut kedatangan Panglima TNI. Terlihat dua helikopter Bell milik TNI AL, dua helikopter Dhauphin milik Basarnas, dan satu helikopter Super Puma.
Usai turun dari pesawat itu, Jenderal Moeldoko hanya melambaikan tangan kepada wartawan yang berada di lokasi dan langsung menuju helikopter Bell milik Angkatan Laut.
Seperti diketahui, kedatangan Moeldoko hari ini merupakan kali ketiga dirinya menyambangi posko pencarian dan evakuasi korban dan pesawat AirAsia QZ8501. Pada saat pertama datang pada Selasa lalu (6/1/2015), Moeldoko melakukan peninjauan langsung di lokasi pencarian.
Sementara kedatangan yang kedua pada Kamis (8/1/2015), Moeldoko memimpin langsung pencarian kotak hitam pesawat nahas AirAsia QZ8501.
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok