Suara.com - Iskandar Sonhadji mengundurkan diri dari tim kuasa hukum Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto. Sebab, Iskandar merupakan rekan satu tim Bambang Widjojanto ketika dulu menangani kasus sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010.
"Saya mundur sejak Minggu kemarin. Soalnya, saya kan bagian dari pengacara salah satu kandidat bersama Pak Bambang," kata Iskandar kepada suara.com, Rabu (28/1/2015).
Iskandar mengatakan kalau ia tidak mundur dari tim kuasa hukum Bambang, ia khawatir bisa mempersulit keadaan.
"Saat ini, saya menyiapkan diri untuk dipanggil menjadi saksi," katanya.
Iskandar menjelaskan awal mula menjadi tim kuasa hukum Bambang. Waktu itu ia langsung bergabung menjadi kuasa hukum begitu mengetahui Bambang ditangkap Bareskrim Mabes Polri.
"Waktu Pak Bambang ditangkap, saya belum tahu apa kasus yang dikenakan. Kita waktu itu langsung dampingi. Ternyata, menyangkut pilkada," katanya.
Seperti diketahui, setelah ditangkap, Bambang langsung dijadikan tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat memberikan keterangan palsu di sidang Mahkamah Konstitusi tahun 2010.
Iskandar mengatakan jumlah pengacara yang mendampingi Bambang terus bertambah, bahkan lebih dari 60 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat