Suara.com - Aktor gaek Pong Harjatmo berharap permasalahan antara Polri dan KPK segera berakhir. Kalau terus menerus berseteru, katanya, koruptor dan mafia akan tertawa dan semakin merajalela.
"Kepentingan nasional dengan kepentingan korps pentingan mana? Maka haruslah mengutamakan tugas. Oleh sebab itu, tugas utama keduanya harus berjalan yaitu berantas korupsi," kata Pong di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2015).
Pong minta para petinggi kedua institusi untuk bekerja sama menegakkan hukum. Dengan demikian, pemberantasan korupsi dan pelanggaran hukum lainnya berjalan lancar.
"Kalau situasi begini terus maka kemoceng gelap atau para koruptor dan mafia lainnya pada happy manfaatkan kesempatan ini," kata dia.
Pong mengatakan ia mendukung KPK dan rakyat yang mengharapkan pemerintahan bersih dari korupsi.
"Saya pro terhadap harapan rakyat untuk melihat pejabatnya bersih dan meniadakan praktik korupsi," katanya.
Seperti diketahui, saat ini hubungan KPK dan Polri tegang. Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditetapkan jadi tersangka oleh Polri di tengah upaya KPK mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh calon Kapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan.
Berita Terkait
-
PKS: Penanganan Kasus Etika dan Pidana Bambang Harus Jalan Bareng
-
Jadikan Bambang Tersangka, Peradi: Polri Kangkangi UU Advokat
-
Klarifikasi Penangkapan BW, Komnas HAM Panggil Kabareskrim
-
Ungkap Penangkapan BW, Komnas HAM Koordinasi dengan Wakapolri
-
Komisi III Tunggu Peradi, Bambang Langgar Pidana atau Cuma Etika
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF
-
Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai