Suara.com - Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Riau Zulher MS mengatakan bahwa hubungan Gubernur Riau Annas Maamun dengan Pengusaha Kelapa Sawit Gulat Medali Emas Maurung layaknya ayah dan anak. Hal itu disampaikannya karena dirinya yang berprofesi sebagai pejabat negara di Pemprov Riau harus melalui Gulat terlebih dahulu sebelum berhubungan dengan Sang Gubernur.
"Kalau dilihat dari hubungan tersebut, tampaknya saudara terdakwa ini sangat dekat dengan Pak Gubernur ya, padahal tidak ada hubungan apa-apa?" tanya Hakim Ketua Muklis kepada Zulher dalam sidang lanjutan pemeriksaan saksi untuk kasus revisi alih fungsi hutan di Riau dengan terdakwa Gulat di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2015).
"Iya Pak, bahkan kalau saya ingin berhubungan dengan Pak Gubernur, saya harus melalui Pak Gulat terlebih dahulu, hubungannya begitu dekat seperti ayah dengan anak pak," jawab Zulher atas pertanyaan Hakim.
Zulher dihadirkan sebagai saksi atas permintaan terdakwa Gulat Manurung, karena menurut terdakwa, Zulher turut berperan dalam merekomendasikan PT Duta Palma dalam revisi kawasan hutan di Riau ke Kementerian Kehutanan tahun 2014.
Seperti diketahui, terdakwa Gulat Medali Emas Manurung adalah Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Riau yang mengajukan kawasan hutan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit. Gulat didakwa memberikan uang sejumlah 166.100 dolar AS (sekitar Rp2 miliar) kepada Gubernur Riau 2014-2019 Annas Maamun. Gulat dan Gubernur Riau, Annas Maamun ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan di Kawasan Cibubur.
Berita Terkait
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Di Sidang Tipikor, Immanuel Ebenezer Bacakan Surat dari Anak: Ini yang Menguatkan Saya!
-
Suara Eks Dirut ASDP Bergetar di Sidang Korupsi, Pleidoi Personal Soal Keluarga
-
Skandal Tiada Akhir: Abdul Wahid Tambah Daftar Panjang Gubernur Riau Tersandung Korupsi
-
Kewenangan Dicabut, Eks Dirut Pertamina Klaim Tak Tahu Soal Penyewaan Tangki BBM PT OPM
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026