Suara.com - Masyarakat pendukung Polri melakukan aksi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015) sekitar jam 10.00 WIB. Hari ini, pengadilan akan menyelenggarakan sidang praperadilan yang diajukan oleh Komisaris Jenderal Budi Gunawan atas penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Kami aliansi masyarakat pro peradilan menghormati keputusan hakim yang memimpin sidang dan kami mendukung segala keputusan tertinggi lembaga yudikatif hukum yaitu Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi," kata koordinator aksi, Sinta.
Mereka juga meminta kepada Presiden Joko Widodo segera mengambil sikap tegas untuk menyudahi kemelut antara KPK dan kepolisian.
"Kembalikan citra penegak hukum di Indonesia, baik KPK maupun Kapolri dan kembalikan fungsi kedua lembaga baik KPK maupun Polri sebagai penegak hukum dan pemberantasan korupsi," kata Sinta.
Mereka membawa berbagai spanduk yang bertuliskan Save Polri dan meneriakkan yel-yel.
Sidang praperadilan yang akan dipimpin oleh hakim tunggal Saripin Rizaldi seharusnya dimulai jam 09.00 WIB, namun hingga pukul 10.22 WIB, belum juga dimulai.
Sidang perdana ini mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian. "Ada 500 personil gabungan, dari Polda, Polres, dan Mabes," ujar Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Musa Tampubolon.
Untuk mengantisipasi adanya tindakan anarkis, polisi juga telah menyiagakan satu kendaraan water canon dan mobil barracuda di depan pengadilan.
Berita Terkait
-
AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!
-
BW Semprot Wacana Pilkada Lewat DPRD: Biaya 37 T Mahal, Makan Gratis 268 T Dianggap Penting
-
Bambang Widjojanto Ingatkan KPK Tak Tunda Penetapan Tersangka karena Perhitungan Kerugian Negara
-
Eks Pimpinan KPK BW Soroti Kasus Haji yang Menggantung: Dulu, Naik Sidik Pasti Ada Tersangka
-
Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan