Suara.com - Tentara Nasional Indonesia tidak akan melibatkan diri dalam konflik antara dua instansi penegak hukum yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian Indonesia.
Juru bicara TNI Fuad Basya mengatakan, konflik yang terjadi antara KPK dengan Polri adalah masalah hukum.
Kata dia, TNI tidak akan pernah terlibat dalam kasus hukum dan juga politik. Kata dia, kasus yang menimpa KPK dan Polri terlalu kecil bagi TNI untuk harus turun tangan.
“TNI itu baru akan terlibat apabila konflik yang terjadi sudah berdampak kepada tiga hal yaitu kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan juga keselamatan bangsa. Apabila KPK ‘diserang’ maka baru kami akan turun tangan karena itu kan sudah termasuk mengganggu keselamatan bangsa,” kata Fuad ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (3/2/2015).
Fuad menegaskan, selama konflik KPK dan Polri masih di wilayah hukum maka tidak ada kepentingan TNI untuk campur tangan.
Beberapa waktu lalu, Ketua KPK Abraham Samad mengaku telah menelepon Panglima TNI Jenderal Moeldoko untuk meminta bantuan pengamanan. Permohonan itu dilakukan ketika polisi menahan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Selain itu, sempat beredar informasi yang menyebutkan polisi akan menggeledah ruang kerja BW.
Konflik antara KPK dengan Polri berawal ketika calon Kapolri Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Tidak lama kemudian, giliran polisi yang menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widojojanto dengan tudingan memaksa saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang di Mahkamah Konstitusi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai Hari Ini
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883
-
Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak
-
Asing Lepas BBCA hingga ASII, Ini Daftar Saham IHSG Rekomendasi Analis
-
Anak Krakatau Masih Level Siaga, BNPB Periksa Jalur Evakuasi hingga Sirene Tsunami Banten
-
Minyak Brent Tembus 101,84 Dolar AS per Barel akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah
-
Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
-
Prabowo Puji Demokrat Saat Jadi Oposisi: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar
-
Harga Minyak Tembus 100 Dolar per Barel! AS Siap Hancurkan Seluruh Kapal Tanker Iran