Suara.com - Sebuah trio musisi beraliran hip-hop asal Palestina nekat melakukan hal yang terbilang 'gila' untuk mempromosikan album terbaru mereka. Bosan dengan cara konvensional, salah satu anggota mereka berfoto selfie sembari dikejar personel Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Tak pelak, foto selfie anggota band hip-hop DAM itu jadi sensasi di Twitter. Fotonya di-retweet hingga lebih dari 15 ribu kali dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Bersama foto tersebut, si personel DAM mengunggah kalimat menggelitik "sebuah selfie di saat militer Israel mengejar saya".
Dalam foto tersebut, tampak dua orang personel IDF mengejarnya. Salah satunya, yang berkepala plontos, terlihat menggenggam sepucuk pistol.
Foto itu pun menuai beragam reaksi di situs media sosial tersebut. Tak sedikit yang mengagumi keberanian si personel DAM.
"Kau ini berani sekali! hati singa," kicau seorang pengguna Twitter.
"Kau keren. Ini pantas untuk jadi viral. Jaga dirimu!" sahut pengguna lainnya.
Ada pula yang mengungkapkan kekhawatiran terhadap si pemuda Palestina.
"Apakah ia selamat? apakah militer menangkapnya?" kicau pengguna yang khawatir.
DAM adalah kependekan dari Da Arabian MCs. DAM disebut-sebut sebagai band hip-hop Palestina pertama yang menyanyikan lagu rap dalam Bahasa Arab. Band tersebut sudah berdiri sejak akhir era 1990-an.
Namun, belakangan, ada beberapa pengguna Twitter yang mengatakan bahwa, sebenarnya, dua personel militer yang mengejar si anggota DAM adalah anggota DAM juga, bukan personel IDF seperti yang diklaim DAM. Jadi, dua di antara tiga personel DAM, Suhell Nafar, Tamer Nafar, dan Mahmoud Jreri yang mengenakan kostum seragam IDF. (Independent)
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Siap Beri Pengaruh di Dewan Perdamaian Agar Tetap Menuju Kemerdekaan Palestina
-
Review Film The Voice of Hind Rajab: Klaustrofobia Emosi di Ruang Panggilan
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS
-
Eskalasi AS-Iran: Ada Operasi Intelijen Israel di Balik Protes Rakyat Iran?
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang
-
Saleh Daulay: Reshuffle Kabinet Hak Konstitusional Presiden Prabowo
-
Longsor Pasirlangu: Pemkab Bandung Barat Aktifkan Status Darurat, 82 Warga Masih Dicari
-
Minibus Oleng hingga Hantam Tiga Motor dan Gerobak di Karawang, Satu Pengendara Tewas
-
Genangan 50 Cm di KM 50 Tol TangerangMerak, PJR Alihkan Kendaraan Kecil ke Lajur 3
-
Tujuh Hari Menembus Medan Ekstrem, Operasi SAR ATR 42-500 di Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur