Suara.com - Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, mengundurkan diri dari pemerintahan. Seorang juru bicara pemerintahan Timor Leste mengatakan, surat pengunduran diri Gusmao telah disampaikan kepada Presiden Timor Leste, H.E. Taur Matan Ruak.
"Pemerintah mengkonfirmasi bahwa Perdana Menteri Timor-Leste, H.E. Kay Rala Xanana Gusmao, telah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan perdana menteri kepada Presiden H.E. Taur Matan Ruak," kata juru bicara tersebut seperti dikutip dari situs resmi pemerintah Timor Leste, hari Jumat (6/2/2015).
"Presiden akan mempertimbangkan dan merespon surat pengunduran diri tersebut," sambung juru bicara tersebut.
Gusmao, (68), adalah seorang mantan pemimpin gerilya yang membantu Timor-Leste lepas dari Indonesia pada tahun 2002. Politisi yang menjadi presiden pertama Timor-Leste itu sudah lebih dari setahun lalu menyampaikan keinginannya untuk mengundurkan diri. Gusmao mengatakan, dirinya ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memimpin negara tersebut.
Lelaki kelahiran Manatuto, 20 Juni 1946 itu menjabat sebagai Presiden Timor Timur, yang kini menjadi Timor Leste, sejak bulan Mei 2002 hingga bulan Mei 2007. Ia kemudian menduduki kursi Perdana Menteri sejak tanggal 8 Agustus 2007.(Reuters)
Berita Terkait
-
Kunjungi Yogyakarta, PM Timor Leste Xanana Gusmao Bertemu Sri Sultan HB X
-
SEA Games 2025: Hajar Timor Leste 1-6, Madam Pang Guyur Bonus ke Skuat Thailand U-22
-
Thailand Dapat Kucuran Bonus Usai Menang Telak dari Timor Leste di SEA Games 2025
-
Telkomcel Gelar Telkomcel Connect, Rayakan 13 Tahun Hubungkan Timor Leste
-
Telin dan Cabos de Timor-Leste, E.P. Perkuat Kolaborasi Bilateral Pengembangan Infrastruktur Digital
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam