Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto membantah telah dihubungi Presiden Joko Widodo terkait pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri.
Novanto juga menegaskan tidak ada pembicaraan dengan Presiden untuk menolak Budi Gunawan menjadi Kapolri.
"Enggak ada. Kalau dengan presiden biasa, sering telpon-telponan. Biasa menyangkut masalah Perppu, masalah APBN P," kata Setya Novanto di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (13/2/2015).
"Belum ada (pembicaraan tentang Komjen Pol Budi Gunawan). Itu wilayahnya Presiden. Kita tunggu saja praperadilan. Presiden sudah lakukan evaluasi-evaluasi terbaik. Tidak dibicarakan soal menolak BG," Novanto menambahkan.
Sebelumnya beredar kabar bahwa Presiden Jokowi telah menghubungi Setya Novanto -- anggota Fraksi Golkar -- yang intinya untuk menolak pelantikan Budi Gunawan.
Seperti diketahui, pekan ini adalah pekan yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi untuk mengambil keputusan tentang apakah melantik atau membatalkan Budi Gunawan menjadi Kapolri. (Antara)
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita