Selasa, 03 Maret 2015 | 01:30 WIB
Algojo ISIS pemimpin eksekusi massal terhadap 21 warga Mesir. (Twitter)

Suara.com - Sebanyak 30 ribu tentara Irak menyerang Kota Tikrit. Serangan itu untuk memburu pasukan ISIS yang kemungkinan ada di sana.

ke-30 ribu tentara itu datang dengan membawa peralatan tempur lengkap, termasuk pesawat. Kota kelahiran Saddam Hussein itu sebelumnya memang dikuasai ISIS.

Televisi Al-Iraqiya melaporkan pasukan Irak menyerang dari udara. Selain itu juga dari darat.

Sebelumnya, menjelang penyerangan Perdana Menteri Haider al Abadi meminta para anggota kelompok radikal ISIS untuk menyerahkan diri. Jika tidak tempat persembunyian mereka akan diserang.

"Saya menyerukan kepada orang-orang yang telah disesatkan atau yang mempunyai senjata dan bergabung dengan untuk menyerahkan diri dan membebaskan kota yang diduduki," jelas Haider.

Penyerangan itu juga dilakukan Komandan Pasukan Quds dari Unit Operasi Rahasia Qassem Soleimani. Sekarang dia ada di Provinsi Salahuddin untuk membantu mengkoordinasi operasi.

Load More