Suara.com - Sejumlah terpidana mati penghuni Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kembali dikunjungi keluarga menjelang eksekusi, Selasa (10/3/2015).
Keluarga terpidana mati Rodrigo Gularte dan Serge Arezki Atlaoui terlihat mendatangi tempat penyeberangan khusus Pulau Nusakambangan dengan menumpang mobil milik salah satu hotel di Cilacap.
Rombongan itu terdiri atas Angelita Aparecida Muxfeldt (sepupu Rodrigo Gularte), Sabine Megel Atlaoui (istri Serge Arezki Atlaoui), Yasen Areski Atlaoui (anak bungsu Serge), Samia Ans Eliane Atlaoui (anak Serge), dan Alexandre Ferdinand Megel (anak tiri Serge).
Angelita yang duduk di samping sopir terlihat keluar dari mobil lebih dulu dan langsung berjalan menuju Pos Penjagaan Dermaga Wijayapura disusul keluarga Serge.
Selain keluarga Rodrigo Gularte dan Serge Arezki Atlaoui, Konsulat Jenderal Australia Majel Hind bersama anggota tim kuasa hukum dua terpidana mati kelompok "Bali Nine" Andrew Chan dan Myuran Sukumaran juga mendatangi Pos Dermaga Wijayapura, meskipun bukan jadwal kunjungan untuk warga binaan Lapas Besi, Nusakambangan.
Setelah mengurus perizinan di Pos Penjagaan Dermaga Wijayapura, rombongan keluarga Serge Arezki Atlaoui, sepupu Rodrigo Gularte, Konjen Australia Majel Hind, dan anggota tim kuasa hukum duo terpidana mati "Bali Nine" menyeberang ke Pulau Nusakambangan dengan menumpang Kapal Pengayoman IV milik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Berdasarkan jadwal kunjungan yang berlaku di Nusakambangan, hari Senin dan Rabu untuk warga binaan Lapas Terbuka, Lapas Batu, Lapas Besi, dan Lapas Narkotika.
Sedangkan hari Selasa dan Kamis untuk warga binaan Lapas Kembangkuning, Lapas Permisan, dan Lapas Pasir Putih.
Sementara sejak duo terpidana mati "Bali Nine" dipindahkan dari Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali, ke Lapas Besi, Pulau Nusakambangan, pada Rabu (4/3/2015), Konjen Australia Majel Hind tercatat telah beberapa kali mendatangi lembaga pemasyarakatan itu, yakni pada hari Jumat (6/3/2015), Sabtu (7/3/2015), dan Senin (9/3/2015).
Dalam kunjungan pada hari Senin (9/3), Majel Hind mendampingi keluarga duo "Bali Nine" yang saat ini mendekam di Lapas Besi.
Saat dihubungi dari Cilacap, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng Yuspahruddin mengatakan kedatangan Konjen Australia untuk menemui duo "Bali Nine" itu atas izin Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham.
"Boleh (menemui terpidana) atas izin Direktur Jenderal meskipun bukan hari kunjungan," katanya.
Karena baru dipindahkan dari Lapas Kerobokan ke Lapas Besi, kata dia, maka Konjen Australia beserta keluarga duo "Bali Nine" boleh berkunjung meskipun bukan pada hari yang ditetapkan untuk kunjungan.
Menurut dia, kunjungan tersebut untuk memastikan kondisi duo "Bali Nine" karena sempat tersiar kabar jika eksekusi akan segera dilaksanakan pascapemindahan dari Lapas Kerobokan ke Lapas Besi.
"Akan tetapi sampai sekarang kan belum dieksekusi. Jika sudah pasti belum akan dieksekusi, waktu kunjungan akan dikembalikan sesuai jadwal yang ada," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan