Suara.com - Empat orang pendaki berstatus mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Bandung, dilaporkan hilang. Mereka diduga tersesat di Gunung Cikuray, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar).
"Ada empat mahasiswa dilaporkan hilang. Mereka seharusnya kembali Minggu, 8 Maret, namun sampai sekarang belum ada kabar," ungkap Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, TB Agus, melalui telepon seluler, Selasa (10/3/2015).
Adapun identitas mahasiswa yang melakukan pendakian Gunung Cikuray tersebut, antara lain adalah Ita Iklima, Novan Haris dan Ridwan. Ketiganya adalah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Satu lagi adalah Dwi Apriyanti, mahasiswi Stikes Bakti Kencana Bandung.
Dikatakan Agus, mereka melaporkan pendakian ke Gunung Cikuray pada Jumat, 6 Maret 2015, dan menyebut akan berkemah hingga kembali turun gunung pada Minggu (8/3). Selanjutnya, ketika mereka ternyata tak kembali, petugas terkait termasuk BPBD Garut pun melakukan pencarian terhadap empat mahasiswa dari Bandung itu.
"Sampai sekarang keberadaan mereka belum diketahui. Kami (BPBD) sudah koordinasi untuk melakukan langkah pencarian," tutur Agus.
Sebelumnya, seorang pendaki bernama Fahrudin asal Jakarta, juga dikabarkan hilang di Gunung Cikuray, pada 22 Februari lalu. Namun dia akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.
Gunung Cikuray di Kecamatan Cilawu sendiri merupakan salah satu gunung di Garut, selain juga Gunung Papandayan yang seringkali banyak dikunjungi pendaki dari berbagai daerah. [Antara]
Berita Terkait
-
Apakah Gunung Kawi Bisa Didaki? Ini Jalur dan Estimasi Waktu Pendakiannya
-
Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya
-
Review Petaka Gunung Welirang: Horor Pendakian Masih Menarik atau Sekadar Formula Usang?
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor