Suara.com - Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri menahan tujuh anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditangkap di daerah berbeda beberapa waktu lalu.
Dua orang lainnya dilepas karena dinilai tidak terlibat tindak pidana terorisme, sedangkan satu orang yang tersisa masih diperiksa secara intenasif.
"Ada 7 orang ditahan, mereka terlibat aktif memfasilitasi keberangkatan orang berperang sekaligus merekrut mereka," kata Kombes Pol Rikwanto Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri di kantornya, Rabu (1/4/2015).
Rikwanto menjelaskan, tujuh orang yang ditahan itu di tangkap di dua daerah berbeda. Diantaranya, empat orang ditangkap di wilayah Jabodetabek dan tiga orang ditangkap di Malang, Jawa Timur.
"Sedangkan satu orang sisinya, Ridwan alias Sungkar. Dia ditangkap Polisi di Tulungagung, Jawa Timur, akhir pekan lau. Kini petugas masih memeriksa yang bersangkutan untuk membuktikan apakah terlibat dalam gerakan ISIS atau tidak," terangnya.
Dia menuturkan, dua pengikut ISIS yang dilepas ditangkap di wilayah Jabodetabek.
Berdasarkan hasil pemeriksaan mereka tidak terlibat dalam memfasilitasi dan merekrut atau membiayai WNI yang berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS tersebut.
"Mereka yang ditahan kan sudah diperiksa selama tujuh hari, sesuai ketentuan hukum. Dan satu belum tujuh hari," tuturnya.
Sementara itu, mereka yang ditahan disangkakan UU Nomor 15 Th 2003 tentang Pemberantasan Teror, UU Nomor 9 Th 2013 tentang Pemberantasan Pendanaan Teror dan juga UU Nomor 8 Th 2011 tentang Informasi Transaksi Elektronik yang dikaitkan dengan praktik makar.
Berikut daftar sejumlah orang yang ditangkap terkait ISIS beberapa waktu lalu
Penangkapan di wilayah Jabodetabek pada 21 Maret.
1. Muhammad Fahri (status ditahan),
2. Aprianul Hendri alias Mul (status ditahan),
3. Jack alias Engkos Koswara (status ditahan),
4. Amin Mude (status ditahan),
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tragis! Banjir Cilincing Telan 3 Korban Jiwa, Anak Temukan Ayah-Ibunya Tewas Tersengat Listrik
-
Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif
-
PDIP Ambil Posisi Penyeimbang, Pengamat Ingatkan Risiko Hanya Jadi Pengkritik
-
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
-
Viral Ratusan Ton Bantuan Korban Banjir Bireuen Ternyata Menumpuk Rapi di Gudang BPBD!
-
Wajahnya Terekam Jelas! Begal Payudara Sasar Pelajar SMP di Jakbar, Korban Sampai Trauma
-
Dewas KPK Nyatakan Istri Tersangka Kasus K3 Bersalah, Dihukum Minta Maaf Secara Terbuka
-
Waspada! Ini 9 Daerah Rawan dan Langganan Banjir di Jakarta
-
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ketinggian Air di Bawah 50 Cm
-
Pilkada Langsung vs Lewat DPRD: PKS Masih Kaji, Ajak Semua Pihak Bahas dengan Kepala Dingin